Tips Mengelola Diabetes Bersama Sun Life



14 November lalu merupakan hari Diabetes Sedunia, bagaimana gula darahmu? Sudahkah terkontrol? Diabetes merupakan penyakit pembunuh nomer 3 di Indonesia namun banyak dari masyarakat yang tidak sadar betapa penyakit ini sangat berbahaya, bahkan ia dijuluki silent killer atau pembunuh dalam senyap karena gejalanya yang samar. Aku menyesal karena Ibuku adalah penderita diabetes, dan aku menyepelekannya hingga beliau terkena stroke dan meninggal. Andai waktu bisa kuulang, aku ingin menjaganya dengan pola makan sehat, aku ingin menjauhkan penyakit itu darinya. Tapi sudah terlambat, maka sekarang akulah yang harus mengedukasi diri agar diabetes tak menyerangku dan keluargaku kelak.

 

Di awal pandemi kita sering dengar bahwa mayoritas yang meninggal karena pandemi covid-19 ini adalah orang-orang yang menderita beberapa penyakit sebelumnya, dan penyakit penyerta pada infeksi Covid-19 di Indonesia  di antaranya adalah

  1. Hipertensi sebesar 52,1%
  2. Diabetes Melitus sebesar 33,6%
  3. Cardiovascular disease sebesar 20.9%
  4.  COPD 15.1%
  5. Dan penyakit yang berhubungan dengan pernapasan sebesar 9%

Iya, diabetes menjadi penyakit penyerta sebesar 33,6%, bahkan penderita diabetes berisiko 3x lipat terinfeksi covid, dan berisiko meninggal dunia 2x lipat lebih besar karena covid. Penderita diabetes atau biasa disebut diabetesi ini terjadi karena gaya hidup dan pola makan yang membuat meningkatnya kadar gula dalam tubuh, juga bisa terjadi karena keturunan. Covid sangat berbahaya untuk penderita diabetes, untuk itu pentingnya menjaga gula darah dalam tubuh agar tetap terkontrol bagi penderita diabetes ataupun yang masih sehat.

 

Sun Life Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap diabetes. Ditunjukkan dengan komitmennya melawan diabetes sejak 2015. Sudah beragam program yang dijalankan, terutama melalui kolaborasi bersama RSCM.



Jumat 27 November 2020 lalu, Sun Life Indonesia bersama RSCM dan Tropicana Slim kembali berkolaborasi mengadakan webinar yang dibuka untuk umum dengan tema “Mengelola dan Mencegah Diabetes selama Pandemi” dengan 3 pembicara, Dr. dr. Em Yunir, Sp.PD-KEMD, Rendy Dijaya, S.Si dan Soraya Larasati.

 

Webinar ini sangat asik, kami diajak bermain games bersama mas Rendy tentang pemahaman mengenai mitos dan fakta yang sudah berkembang tentang diabetes. Dengan ini akupun jadi lebih banyak tau kalau ternyata Diabetesi masih boleh mengemil karena cemilan yang sehat justru membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan menjaga tingkat energi sepanjang hari, namun dengan catatan cemilan harus cemilan sehat yang kaya nutrisi dan berserat seperti buah atau cookies yang sugar-free.

Lalu tau gak sih? Chromium bisa membantu control gula darah pada diabetesi? Karena Chromium berperan dalam metabolism lemak dan karbohidrat, chromium juga dapat bermanfaat membantu kerja hormone insulin dan memperbaiki metabolism glukosa loh. Chromium ini terdapat dalam suplemen atau pemanis rendah kalori ber-chromium.

 

Penderita diabetes disarankan untuk olahraga  dengan konsultasi dulu dengan dokter agar bisa tau mana olahraga yang tepat dengan intensitas yang tepat juga sesuai kondisi. Manfaat olahraga sebenarnya banyak banget seperti: membantu kontrol gula darah, menurunkan tekanan darah, memperbaiki sirkulasi darah, membakar kalori sehingga membantu kontrol berat badan, memperbaiki suasana hati, memperbaiki kualitas tidur dan mengurangi risiko jatuh sakit di usia lanjut.

 

Tidur yang cukup juga mampu mengontrol gula darah, waktu tidur yang terlalu pendek atau terlalu lama malah dapat meningkatkan kadar HbA1c pada penderita diabetes. Agar tidur kita cukup, mas rendy ngasih tips nih

  •        Buat jadwal tidur dan bangun yang rutin setiap hari
  •         Lakukan kegiatan menenankan sebelum tidur
  •         Pastikan konisi ruang tidur yang tenan dan gelap
  •         Hindari minuman berkafein menjelang tidur
  •         Hindari menggunaan gadget 30menit menjelang tidur

Beberapa tips di atas sudah aku lakuin loh, dan benar saja tidurku jadi berkulitas. Tidur tepat pukul 21.00 dan bangun pukul 4 saat mendengar adzan.


Selain games yang seru mengenai mitos dan fakta kami juga dapat pemahaman baru bagaimana cara mengelola Diabetes dengan ABC, seperti yang diajarkan oleh Sun Life Indonesia. Apa itu ABC?

A.     A1c Hemoglobin

Periksa kadar gula darah dengan tes A1c , tes yang mengukur rata-rata gula dalam darah kurun waktu 2-3 bulan. Tes ini bukan untuk menggantikan tes gula darah dalam sehari-hari, namun digunakan dokter untuk penanganan terbaik untuk diabetesi.

Di mana interpretasi pemeriksaan gula darah

-         Normal =<6%

-         Prediabetes = 6% - 6.4%

-         Diabetes => 6.5%

B.    Blood Pressure

Blood pressure adalah tekanan aliran darah dalam tubuh terhadap dinding pembuluh darah. Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain seperti jantung, stroke, kerusakan ginjal dan mata.

C.  Cholesterol

Cholesterol adalah lemak yang kita miliki di dalam darah dan dalam sel tubuh.  Untuk menjaga angka kolesterol tetap rendah adalah dengan cara menjaga asupan makanan kita, dengan memilih makanan yang rendah lemak jahat dan tinggi serat.

 

Edukasi mengenai Diabetes dalam webinar belum lengkap kalau belum tau cara mengolah makanan yang cocok untuk diabetesi. Untuk itu, Sun Life mengundang Chef Marinka untuk Sharing IG Live dengan tema “Olah Makanan Sehat, Diabetes Lewat”

Menurut Chef Marinka,  ada beber cara mengelola makanan paling aman bagi penderita diabetes

1.     Menggunakan system pan Fry, yaitu menggoreng dengan sedikit minyak. Gunakan minyak baik seperti Olive Oil, Coconut Oil, atau Minyak wijen karena mengandung antioksidan yang baik bagi kesehatan.

2.     Menggunakan sistem Grill untuk mendapatan hasil yang smoky dari protein hewani.


Pandemi Covid mengajarkan kita banyak hal, untuk itu kita perlu reboot our life. Atur ulang pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat dan rutin berolahraga. Untuk penderita diabetes jangan pernah lupa untuk regular-checkup secara berkala agar kesehatan tetap terkontrol. Dan jangan pernah lalai untuk memproteksi diri dan keluarga dengan asuransi. Sebagai salah stau penyedia jasa keuangan di Indonesia, Sun Life hadir untuk membantu keluarga Indonesia untuk hidup lebih tenang dan nyaman.

 

Oh ya, teman-teman yang mau melihat tayangan ulang webinar D-Talks bareng Sun Life, bisa langsung cek di sini ya: https://www.youtube.com/watch?v=AfKvLS1BeWg&t=58s

Semoga artikelnya bermanfaat! J

 


Mara solehah
Mara solehah hy, mara lahir di semarang, sukanya jalan-jalan dan makan :p IG,TW,FB : @marasolehah

18 komentar untuk "Tips Mengelola Diabetes Bersama Sun Life"

  1. Sekarang jadi lebih tergerak buat hidup sehat ya Mara. Diabetes memang silent killer yg kudu diwaspadai sejak masih muda. Apalagi skrg jajanan anak kekinian isinya lebih banyak gula2 terus yaa.

    BalasHapus
  2. Hipertensi dan diabetes emang komorbid yang paling diwaspadai di masa pandemi ini, mau nggak mau harus mulai berubah demi kesehatan.

    BalasHapus
  3. Sejak dulu aku paling ngeri sama penyakit 1 ni karena dr keturunan mamaku ada bawaan diabetes. Alhamdhulilah sudah setahun ni ngulangin banget konsumsi gula

    BalasHapus
  4. Hindari minuman berkafein itu yang masih susah lepas huhuhu, habisnya enak banget di lidah ya huhuhu

    BalasHapus
  5. Terima kasih tips2nya Mara..terakhir periksa, kadar gula darahku lumayan tinggi euy, mesti waspada aku..

    BalasHapus
  6. Aku takut banget kalo sampai kena diabetes mengingat Ibuku dan banyak keluarga dari garis Ibu pada kena diabetes. Harus mulai jaga kesehatan nih. Mulai rutin olahraga dan jaga asupan makanan juga

    BalasHapus
  7. Biasanya bapakku akan mengecek kadar gula, kolesterol dan asam urat doang. Rutin setiap bulan sekali. Sama sepupuku yang tenaga medis. Barangkali perlu ditambah cek darah juga dah.

    Bapakku memang ada potensi diabetes juga. Jadi kudu benar-benar aware sih.

    BalasHapus
  8. Kalo udah kena diabetes emang harus jaga badan banget ya, penyakit komplikasinya ngeri. Apalagi di masa pandemi covid begini, lebih ekstra care untuk penyakit diabetesnya. Mara sendiri dijaga ya kesehatannya, ada keturunan. Semoga sehat selalu.

    BalasHapus
  9. Bikin jadwal tidur yang teratur ini yang masih susah soalnya masih ada 3 krucils yang harus diurusin sebelun bobok...aku juga ada diabet huhuhu

    BalasHapus
  10. Ternyata tips-tips dapatkan istirahat maksimal sebenarnya cukup sederhana ya.
    Yang penting dijaga rutin dan akhirnya, kesehatan tubuh pun jadi ikut pula terjaga optimal.
    Yuk semangat sehat bersama ^^

    BalasHapus
  11. Duh duh aku kudu rutin memeriksakan ABC ini takutnya mendadak ternyata aku darah tinggi tanpa ketahuan, semoga kita sehat selalu ya Mara. Met liburaan!

    BalasHapus
  12. Aku pikir cuma asupan makanan aja yang harus dikontrol, ternyata olah raga pun harus sesuai anjuran dokter, ya.

    Semoga sehat selalu... Harua ngurangin gula nih aku

    BalasHapus
  13. Wah, ngeri ya ternyata diabetes mjd penyakit pembunuh ke 3 di dunia...ibuku jg skt diabetes, klu makan yg sdkt manis, gula darahnya lgsung naik. Tp beliau rajin kontrol k RS u cek gula darah n rajin olahraga. Sekarang gula darahnya udh agak turun.

    BalasHapus
  14. Boleh juga nih saran dari Chef Marinka untuk diterapkan ya bagi diabetesi. Kakak sulungku nih diabetesnya sudah agak berlanjut. Pilihannya memang pada pola makan yang terjaga, aktivitas fisik yang cukup dan juga kondisi hati yang ditata dengan baik.

    BalasHapus
  15. Aku punya keturunan diabetes, karena papa dulu salah satu penyebab meninggalnya karena diabetes. Jadi sekarang aku udah mulai sadar akan penyakit ini dan mulai menjaganya

    BalasHapus
  16. Kalo di Food Combining, untuk penderita diabetes luar biasa ketat. Sampe-sampe ada masa 3 bulan no gula dan minyak segala. Makanan diusahakan real food minim pengolahan.

    BalasHapus
  17. Kita yang sehat pun juga harus menjaga daya tahan tubuh supaya bisa terus sehat ya mba, apalagi jika punya keturunan diabetes juga, Harus serba hati hati

    BalasHapus
  18. Senang sekali bisa ikutan acara ini ya Mara, banyak insight dan kita belajar banyak hal tentang untuk menjaga pola sehat. Karena ternyata kebanyakan makan manis berbahaya juga.

    BalasHapus

Posting Komentar