Rumah Impian : 3 Syarat Rumah Impian Mara Soo

By Mara Solehah - Januari 13, 2018

Rumah, bukan hanya tempat untuk berteduh dari panas dan hujan. Rumah  buatku adalah sumber energi, dimana aku bisa recharge setiap hari setelah lelah dari aktivitas seharian. Rumah adalah tempat dimanaku selalu rindu untuk pulang. Pulang melihat senyuman ikhlas keluarga.

Tapi, rumahku saat ini hampa, dimana hanya ada aku dan ibu. Terlau sepi buatku, aku merindukan  keceriaan didalamnya. Rumah impian, semua orang pasti pernah memimpikannya meski hanya sebagian yang mampu merealisasikan. Waktu kecil aku suka liat rumah yang kecil dengan taman dan halaman yang luas dan pernah terkabulkan, tapi sayang aku malas buat bersih-bersih, tamanpun dipangkas semua. Semakin besar selera berubah-ubah dari yang mendambakan rumah mewah seperti istananya Annisa hassibuan ataupun yang minimalis saja.

Dan buatku, ada 3 syarat rumah impianku

1. Lokasi
- Pegunungan
Rumah di dataran tinggi, bebas banjir dengan view pegunungan? siapa yang gak mupeng sih. Aku juga pernah memimpikannya. Di tempat seperti ini bakal memanen oksigen bersih setiap hari. Selain itu juga jauh dari kebisingan, ah aku pengen jadi petani sayur, buah dan bunga deh :D . Dan lokasi yang aku idam-idamkan dengan view seperti ini ada di New Zealand atau Switzerland.

nadiatravel.com

- Laut
Nah kalau ini bermula dari nonton dorama jepang jaman SD, aku lupa judul doramanya, namun setting rumahnya itu di depan pantai. Asik banget kulihat, bisa main pasir pantai kapanpun , bisa melihat sunset setiap saat dan dapat mendengar deburan ombak meski di dalam rumah, ah indahnya.
Sampai sekarangpun aku masih mengidam-idamkan rumah di pinggiran pantai, kira-kira yang cocok di kota mana ya? Karimun Jawa? Maluku? hahahaha. Aku semakin mupeng dengan Maluku gara-gara postingan instagram mba frisca deh.

rumahmi.com


2. Model
Dulu suka sama model-model rumah traditional dengan mayoritas bangunan kayu yang di ukir. Tapi suka melihat belum tentu suka menempati kan?
Semakin dewasa lebih memilih rumah yang simple bisa di kategorikan minimalis lah ya. Minimalis tu enggak membosankan.
Rumah dengan minim perabot bakal menjadi pilihanku, karena banyak ruang kosong bisa buat bermain bersama keluarga eeenng..... keluarganya siapa?
Aku juga mupeng banget sama rumah yang halamannya luas, bisa buat guling-guling kali ya haha enggak kok, bisa buat berkebun atau BBQ nan begitu.

3. Dengan Siapa?
Punya rumah impian masa iya mau ditempati sendiri sih? Ya enggak laah..
Rumah impianku ingin aku tinggali bersama keluarga impian dong. Tapi jodoh belum jua datang, sedih? Kecewa? Sedikiiit koook hehehe. Kalau ketemu jodoh, sodorkan tulisan ini kai ya, siapa tau diwujudkan hahaha

Sudah punya rumah impian, tinggal mau dirancang kapan? Pakai jasa tukang yang bisa jadi ngassal apa arsitek? Nah kalau mau pakai jasa arsitek, aku adateman di Semarang bernama mba Archa bella, beliau selain arsitek juga dosen  dosen arsitek tentunya di salah satu Universitas famous di Semarang.

Ada juga mbak Dian nafi, beliau arsitek yang tinggal di Demak tapi hampir sebagian hidupnya main ke Semarang. Selain arsitek, ia juga seorang penulis buku yang sudah nerbitin puluhan buku loh.



  • Share:

You Might Also Like

1 komentar

  1. Kalo Rumah Impian ku ya rumah yang ku tinggali bersama mu yang bisa menjadi imam ku, eyyaa

    BalasHapus