Destinasi Mengesankan di Bali 3D2N

by - Juli 27, 2017

Ketika ditanya dimana liburan paling mengesankan? aku bingung juga sih.. semua berkesan kok. Tapi yang paling membekas sepertinya Bali, karena itu liburan terjauhku di umur 11tahun bareng Ibu dan yang sangat berkesan kunjungan ke-4 di tahun 2015. Kenapa? karena semua aku atur sendiri dan berangkat hanya ber-2 dengan teman... yeee jangan neThink, temen cewek kok.

Apa aja yang aku atur? Kemana aja aku?
Aku atur dari cari tiket murah ke Bali, emmm engga murah-murah banget sih, waktu itu dapet 500K PP dari Jogja menggunakan maskapai AirAsia (bukan Buzzer AirAsia ya) dan pas weekend pula, coba kalau dari Semarang ada maskapai ini ke Bali huhuhu :(
Aku beli tiket bulan Januari 2015, karena cari promo sambil ngumpulin duit buat explorenya, tapi sekarang deket-deket hari H juga bisa cari yang murah , banyak kok yang jual finalcall maskapai ini.
Sebulan sebelum berangkat, aku bikin itinerary juga booking kamar hotel via pegipegi.com dan booking permainan air lewat Groupon, menurutku Groupon ini rekomended banget loh.. mainan air yang mahal-mahal jadi murah. Dulu pas ke Singapore aku juga booking permainan disana by Groupon, harganya bisa 25-50% lebih murah. Booking juga sepeda motor untuk kegiatan kami selama disana, waktu itu aku booking Honda Beat yang plat nomornya aja belum keluar, alias masih baru di mas Bayu #087860985449# .

Sampai di Bali Jumat jam 10.00 Wita, kami langsung ketemu sama mas Bayu buat ambil motor di parkiran airport dan langsung menuju hotel tempat kami menginap. Aku dah was-was boleh gak ya early cekin, ternyata boleh.. cihuy... Sampai di kamar hotel bukanya mandi dan bergegas jalan-jalan kami malah malas-malasan, payah banget deh kami berdua memutuskan buat tidur siang dulu. Emoh kepanasan :D

Yang berkesan di Bali adalah melewati tol laut, cita-citaku sih naik kereta laut tapi tol laut dulu sudah bikin hepi. Oia tol di Bali bisa buat motor lewat loh, dipisahkan dengan jalur mobil tentunya. Di sini aku melihat sunset di hari pertama , indah dan bulat banget.

Tanjung Benoa
Destinasi pertama di hari pertama ini aku pengen basah-basahan main air, yap kami langsung menuju Tanjung Benoa dan mencari lokasi permainan yang telah kami booking, gak susah tenyata. Kami memilih main parasailing dan banana boat, ini pengalaman pertamaku naik kedua permainan ini, so exiting. Sumpah takut banget pas parasut mulai naik dan badan mulai melayang, ya Allah paringano selamet *berdoa sambil merem* pas sampai atas... ya Allah enak banget,,, pemandangan  juga indah mau deh agak lamaan di atas, but im not lucky today, dari bawah para pemandu sudah teriak-teriak agar aku menarik tali sebelah kanan agar keseimbangan berkurang dan tubuhku mulai turun. huft


Banana boat sebegiu gede cuma dinaiki berdua? oh my God, tambah satu pemandu buat nemenin dung mas, pintaku. Dan aaaa.... teriakan-teriakan keluar dari mulut kami pas si pisang mulai belok-belok. Wus.. wus...... beberapakali belokan gak bisa menjatuhkan kami, tapi kami gagal beratahan di belokan ke-3 dan byuuurrr.....



Water Blow
Berlokasikan di Nusa Dua dekat dengan hotel Grand Hyatt, tidak jauhlah dari Tanjung Benoa. Menuju waterblow waktu itu ternyata cukup susah, karena lokasi tidak ada di google maps dan akhirnya kami menggunakan GPS (gunakan penduduk sekitar) tapi... Nusa Dua bukan perkampungan yang kami bisa dengan mudah menemui orang, ini komplek elit villa, hotel dan resort. Kami hanya bertemu orang-orang berkendara daan.. akhirnya ketemu satpam yang bisa kami tanyai.
Water blow ini merupakan deburan ombak besar yang terkena batu karang dan terhempas ke atas dan voila membasai mahluk-mahluk tuhan yang berada di sana. Di water blow gak hanya menikmati deburan ombak yang pecah di batu karang loh, ada taman buat kamu joging, guling-guling atau hanya santai dan berfoto ria.
Poto-potoan di Taman, Lokasi ombak sedang di renovasi.


Hari ke-2
Hari ke-2 kami memutuskan untuk belanja-belanji biar malam bisa packing. Sukowati-Joger pilihan kami.

Sukowati
Yang pertama kali kami kunjungi hari ini adalah Pasar Sukowati. Yang biasa ke Bali dengan agen travel lalu ke Bali sendiri mungkin bingung begitupun aku, karena Sukowati ini ada 2 lokasi. Pertama aku ke Sukowati yang terjauh, tapi ini bukanlah sukowati dalam benakku. Sukowati yang pernah aku kunjungi enggak kayak gini. Lalu ke Sukowati yang satunya, dan inilah yang aku harapkan. Sukowati ini adalah pasar Sukowati 2.
Kenapa aku pilih Sukowati sebagai destinasi pertama? Karena katanya, masyarakat Bali membuka toko mereka setelah mereka sembahyang dan jika pada bukaan mereka laris maka seharian itu rejeki mereka lancar. Jadi kalau pagi begitu mereka biasa memberikan harga yang cukup murah sebagai buka dasar.

Joger
Dari Sukowati ke Joger itu jauh, sedang hotelku dekat dengan pantai kuta pun dengan joger. So bolik-balik deh. Jangan ditiru ini enggak effisien banget. Joger pabrik kata-kata bermotivasi namun nyeleneh ini gak pernah sepi pengunjung, selalu rame. Beberapa kali kesini hanya sedikit perubahan dari Joger namun sedikit perubahan ini membuat Joger terlihat sedikit lebih luas.

Pantai Kuta
Setelah dari joger, kami balik ke hotel lagi buat naruh belanjaan dan tidak lupa tidur siang wkkkkkk :D . Sekitar pukul 2.00 wita, kami menuju pantai Kuta yang hanya selemparan b*a. Duh panas banget sumpah mager, Cuma duduk di pasir menikmati orang lalu-lalang. Membosankan juga sih siang-siang begini ke Kuta, mana masih cakep jadi kan sayang kalau basah-basaan.


Tanah Lot
Tanah lot kan terkenal sunsetnya, tapi entah kenapa 3x kunjungan kesana selalu pagi hari, mungkin menghitung jarak dan waktu dari pelabuhan ke Denpasar kali ya, ini adalah pilihan awal dalam satu rute.
Gak nyangka, ke tanah lot sore-sore jalanan benar-benar padat merayap maceeet parah. Tapi pemandangan yang disajikan benar-benar sempurna, gak sia-sia aku ngebut ngepot-ngepot dijalan. Rute? I’m so sorry, selama di Bali kami mengandalkan google maps.



Hari ke-3
Karena booking Cuma untuk 2 hari, jadi pagi-pagi sebelum pergi kami sekalian cekout dan titip barang di resepsionis. Dan diambil malam hari setelah trip hari ini selesai.

GWK
Garuda Wisnu Kencana yang iconic nya berupa patung Dewa Wisnu dan Burung Garuda yang entah kenapa gak di selesaikan, dewa Wisnu masih sepenggal dengan tangan yang terpotong. Masuk ke area GWK cukup mengeluarkan kocek 50k, tapi karena budget kami minim kami cukup bayar 20k/orang. Bagaimana caranya? Hahaha jangan di tiru ya, ada petugas di parkiran yang menawari buat lewat jalur belakang, pintu kusus.



Di GWk pada jam-jam tertentu ada tarian-tarian yang gratis karena sudah include di tiket. Bisa poto-poto juga kayak aku.


Pantai Pandawa
Pantai cantik nan eksotis, pantai pandawa seperti terbagi 2 tempat barat dan timur satu di bagian barat dekat dengan parkir bus yang menurutku terlalu ramai jadi susah menikmati, namun fasilitas permainan air berada di sana semuanya. Dan aku memilih area timur banyak bule berjemur hahaha mungkin karena tempat sebelah sini sunyi dan sepi jadi benar-benar asyik untuk dinikmati.

Pantai Padang- Padang
Ini adalah destinasi yang gak sengaja dari rencana perjalanan Pandawa menujuke pantai blue point. Pantai indah dengan pasir putih air berwarna tosca rasanya ingin banget basah-basahan tapi apa daya gak bawa baju cadangan hiks.
Masuk ke Padang-padang gratis, Cuma bayar parkir doang.  Tapi buat kamu yang stamina lemah not recomended lah,karena pantai ini menuruni tebing, turunnya sih enak karena sudah ada tangga yang bagus, tapi naiknya? Ngos-ngosan.



Pantai Suluban / Pantai Blue Point
Ini pantai viewnya dari atas cakep banget tapi lagi-lagii harus menuruni banyak anak tangga. Dan jalurnya lebih panjang dari pada padang-padang. Sesekali kami berhenti untuk melihat aksesoris yang diperjual bbelikan di sepanjang jalan menuju pantai, lucu-lucu dan unik. Di pantai ini kamu bakal menemui banyak surfers bule karena memang ombaknya yang bagus buat peselancar, yang mau jodoh bule bisa tuh tepe-tepe hahahha.


Pura Uluwatu
Terletak di ujung pulau, melihat pura memandang laut menikmati sunset. Pemandangan yang benar-benar Sempurna. Tapi sayang kami diganggu sama penduduk asli pura ini siapa lagi kalau bukan monyet.

Nah ini adalah perjalanan 3 hariku yang paling berkesan sesuai dengan tantangan arisan dari kakak-kakak Gandjel Rel mbak Muna Sungkar seorang travel blogger kece yang sudah mengisi beberapa acara workshop dan menelurkan beberapa buku, penasaran? meluncur aja ke blognya di sini . Dan salah satu founder dari blogger Gandjel rel mbak Wuri Nugraheni mantan wartawan yang juga penulis buku komedi "Cenat-Cenut Reporter" kepo si embak ini selucu bukunya apa engga? gih bukain satu-satu artikel blognya di sini .

You May Also Like

20 komentar

  1. Mbaaa iku sing neng tanah lot bule ne mbatin awakmu opoooo wkwkwkwk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Si embak bule pengen ikut poto... Tp gk brani bilang jd cuma nyawang

      Hapus
  2. Wahh bnyak.destinasi baru y di.bali
    Heuheu jd mupeng kesana. Trakhir saat SMA wkwkw
    Btw potonya keren2 abis (y)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bnyak bgt mba.. Bnyak yg belum ke eksplore ni

      Hapus
  3. Makin suka pantai dan Bali nih, mar kalau ada tiket promo ke Bali buat berdua aku dicolek ya 😊

    BalasHapus
  4. Bali tih emang ga pernah mbosenin ya say mo bolak balok berapa x tetep aja asik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, dan setiap tahun pasti ada hal baru di sana

      Hapus
  5. Maraa. Kamuh kok oke sih bisa jalan2 ke bali berdua doang ama temen. Hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum oke klo belum jalan sendirian mb 😅 tp berat di ongkos

      Hapus
  6. Ke Bali cuma sekali doang, pas jaman plesiran SMA. Pengin kesana lagi euy.. huhuhu... Btw salfok ama foto si bule hahahaha....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ksna mb, bateng anak suami kan lbh asyik

      Hapus
  7. Aku cuma mau bilang, Mbak Mara kamu kereeeenn.
    Aku baru sekali ke Bali pas SMA. Pertanyaan ku, di Bali nggak ada tilang polisi ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak tau mba.... Aq gak ketilang soale 😂

      Hapus
  8. Kereeeeen! Mbolang ke Bali berdua sm temen doang. Joss tenan. 👍👍
    Pengen ke Bali juga nih..

    BalasHapus
  9. Pantai Geger di Bali juga apik Mar. Pas aku ke sana kebanyakan yg datang malah bule.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Noted buat destinasi slanjutnya 😍

      Hapus
  10. Pengen ke Bali lagiii. Makasih Mara :*

    BalasHapus
  11. Aaakkk Maraaaa aku envy pengin parasailing juga. Menguras adrenalin banget ya kayaknya.

    BalasHapus